Kita Melawan Corona

Dunia yang akhir tahun 2019 lalu tampak normal, kini berubah menjadi menyeramkan. Himbauan WHO dan pemerintah untuk bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah membuat hiruk pikuk dunia seakan sirna. Kantor, sekolah, pusat perbelanjaan, ruang public, dan tempat ibadah tutup. Jalan-jalan sepi membuat kota seakan telah mati. Trasnportasi dibatasi, ekonomi lumpuh, jutaan pekerja dirumahkan. Hari ini hampir dua juta kasus positif corona dilaporkan dan lebih dari seratus ribu orang di seluruh dunia meninggal karena corona. Di Indonesia sendiri per 16 April, tercatat 5.516 orang positif corona dan 496 orang meninggal dunia.

 

Sebenarnya, apa itu corona? Mengapa hadirnya membuat bencana satu dunia?

Virus corona merujuk pada virus yang menyerang dan menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, hingga kematian. Virus ini bisa menyebar pada siapapun, tak peduli bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil dan menyusui. Virus ini pertama kali ditemui di Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019 lalu dan dengan cepat menyebar seluruh dunia.

Gejala awal corona mirip dengan gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala dimana setelahnya gejala bisa menjadi lebih parah. Namun, gejala paling umum yang muncul antara dua hingga 14 hari setelah terpapar virus Corona adalah demam di atas 38 derajat Celcius, batuk, dan sesak napas.

 

Bagaimana penyebarannya?

Kita dapat tertular virus corona bila tidak sengaja menghirup percikan ludah yang keluar saat penderita batuk, bersin, atau lewat embusan napasnya karena embusan mengandung cairan meski dalam jumlah kecil.

Memegang mulut, hidung, atau mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda-benda yang terkena cipratan ludah penderita, termasuk kontak jarak dekat seperti berciuman, berpelukan, bersentuhan, atau berjabat tangan juga akan membuat kita terkena virus corona. Kabar buruknya belum ada obat yang bisa mengobati bila kita terinfeksi virus corona.

 

Lalu bagaimana untuk melawan corona?

Cara paling efektif untuk mencegah, memutus rantai penularan, dan melawan corona adalah dengan menjaga jarak fisik dengan siapapun. Usahakan untuk tidak berdekatan dan menjaga jarak hingga satu meter dengan semua orang karena orang yang terinfeksi corona juga ada yang tidak mengalami gejala. Kita juga harus menggunakan masker bila sedang sakit atau diluar rumah karena cukup efektif agar muka lebih terlindung dari percikan ludah atau uap hembusan napas  penderita corona.

Rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol dengan kadar minimal 60% juga membantu kita terjaga dari virus. Kita juga harus menjaga kebersihan badan, dengan sering mandi, memotong kuku, mengganti baju bila dari luar rumah, dan tidak menyentuh benda apapun sebelum membersihkan tangan dan kaki kita.

Benda-benda yang sering kita pegang seperti kunci, remote AC dan TV, gagang pintu dan jendela, kursi, meja, peralatan makan, perlengkapan mandi, harus sering dibersihkan. Cara terbaik membasmi berbagai kuman, bakteri, dan virus di rumah adalah dengan menyemprot cairan disinfektan ke seluruh tempat.

Berbicara tentang disinfektan, Apartemen Tamansari Cendekia di Semarang sedang ada program semprot disinfektan gratis bagi pembeli apartemen. Selain itu ada promo dp 0% dan kesempatan mendapatkan logam mulia. Hanya di apartemen Tamansari Cendekia kita bisa tetap tenang berinvestasi sekaligus melawan corona. Penawaran terbatas! Segera Hubungi kami.